Peta 153 Kawasan Transmigrasi Nasional
Kawasan Transmigrasi per Pulau
Sumatera
43 kawasan
Kawasan transmigrasi di Sumatera tersebar dari Aceh hingga Lampung. Provinsi-provinsi tujuan meliputi Sumatera Utara, Sumatera Barat, Riau, Jambi, Bengkulu, Sumatera Selatan, dan Lampung. Komoditas unggulan: kelapa sawit, karet, kopi, dan padi.
Termasuk 3 Rencana Kawasan Transmigrasi (RKT) yang sedang dalam tahap persiapan untuk membuka lahan-lahan baru yang berpotensi tinggi di wilayah Sumatera.
Sulawesi
45 kawasan
Sulawesi memiliki kawasan transmigrasi terbanyak secara nasional. Tersebar di Sulawesi Utara, Gorontalo, Sulawesi Tengah, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, dan Sulawesi Barat. Komoditas unggulan: kakao, kopi, cengkeh, dan perikanan laut.
Kawasan transmigrasi Lembantongoa di Sulawesi Tengah dikenal sebagai penghasil kopi Robusta berkualitas tinggi yang telah menembus pasar nasional.
Kalimantan
23 kawasan
Kawasan transmigrasi di Kalimantan mencakup Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan, Kalimantan Timur, dan Kalimantan Utara. Kalimantan memiliki potensi lahan yang sangat besar untuk pengembangan pertanian dan perkebunan.
Palangka Raya, ibu kota Kalimantan Tengah, bermula dari kawasan transmigrasi yang kini telah berkembang menjadi kota besar yang modern.
Nusa Tenggara
21 kawasan
Nusa Tenggara Barat dan Nusa Tenggara Timur menjadi lokasi 21 kawasan transmigrasi. Kawasan-kawasan ini berfokus pada pengembangan pertanian lahan kering, peternakan, dan perikanan. Komoditas unggulan meliputi jagung, sorgum, bawang merah, dan sapi.
Program Transmigrasi di NTB dan NTT diarahkan untuk mendukung swasembada pangan lokal sekaligus mengembangkan potensi pariwisata berbasis komunitas di kawasan transmigrasi.
Maluku
11 kawasan
Maluku dan Maluku Utara memiliki 11 kawasan transmigrasi dengan fokus pada pengembangan pertanian, perkebunan rempah-rempah, dan perikanan. Wilayah ini kaya akan sumber daya alam laut dan potensi budidaya perairan yang besar.
Kawasan transmigrasi di Maluku diarahkan untuk mendukung pengembangan industri perikanan dan pengolahan hasil laut yang memiliki nilai ekspor tinggi.
Papua
10 kawasan
Papua dan Papua Barat menjadi lokasi 10 kawasan transmigrasi yang dikembangkan dengan pendekatan yang sangat memperhatikan kearifan lokal dan hak-hak masyarakat adat. Pengembangan kawasan di Papua berfokus pada keselarasan dengan lingkungan dan budaya setempat.
Program transmigrasi di Papua dirancang untuk mendukung pembangunan daerah yang inklusif, menghormati hak adat masyarakat asli Papua, dan berkontribusi pada peningkatan kesejahteraan seluruh masyarakat Papua.
Komponen Kawasan Transmigrasi
Setiap kawasan transmigrasi dibangun dengan standar infrastruktur dan layanan yang terencana untuk mendukung kehidupan transmigran dan pengembangan ekonomi jangka panjang.
Permukiman
Rumah permanen, lahan pekarangan, dan fasilitas sanitasi dasar
Lahan Pertanian
Lahan usaha I dan II yang siap garap dengan saluran irigasi
Infrastruktur
Jalan, jembatan, dan sarana transportasi menuju kawasan
Layanan Sosial
Puskesmas, sekolah, balai pertemuan, dan sarana ibadah